Menanti
Mendung pekat mengisi Pagi hari
Menutup sang fajar yang hendak pergi
Menutup embun yang kian enggan tuk pergi
Dan tetesan rindu yang kian menanti
Begitu pun aku
Menanti akan cintamu
Meski ku tahu itu tidakkan pasti
Menjemput Mentari yang meski mega terus menghalangi
Sampai kapan ku harus menanti
Sampai kapan rindu ini menemani
Aku lelah
Menanti rindu yang beban
Aku ingin pergi
Tapi takut kau akan kembali
Aku ingin terlepas
Tapi takut engkau juga menanti
Bukalah hatimu
Mendekatlah kepadaku
Raihlah tanganku
Dan lepaslah kerinduan ini bersamamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar