Kamis, 16 Juni 2022

Puisi- Nana

Nana

Nana henget dedia lite
Momang gaku latang ite tedeng len
Momang gaku latang ite toe tombo le mu'u kanang

Nana
Toe ma nganceng toto momang gaku latang 
ite. 
Landing one ngaji wie gho ngahang dite laku tombon agu morin. Salam momang latang ite 

                      By: Nydadut#

Senin, 06 Juni 2022

Puisi- Pensil Yang Malang

Pensil Yang Malang

Engkau terlihat kecil
Tak di sentuh dan tak di pakai 
Banyak yang cantik darimu
Namun mereka takkan malu
Besarnya kekuatanmu

Oh malangnya nasibmu
Diantar barang yang lain
Engkaulah yang dikucilkan
Engkau menjadi sebuah ejekkan
Dan juga menjadi bahan tertawaan
Sungguh malang nasibmu

Puisi- Belajar Dari Langit

Belajar Dari Langit

Langit akan selalu membisu dan tak peduli
Seberapa keras kau berteriak
Penggeras suara boleh berdesing disana
Hanya sikapnya yang lapang yang akan kau terima

Belajar dari langit
Tak peduli dengan kata yang menjatuhkan
Juga dengan sikap yang menyakitkan
Dia masih tinggi dan tak perlu di jelaskan



Puisi- Melodi Alam

Melodi Alam

Air mengalir dari hulu ke hilir
Mengalir dari pegunungan hingga ke sungai
Tenang dan amat damai
Gemericik terdengar air sungai

Bagaikan bak melodi yang dimainkan
Pohon pun ikut melodi alam
Gesekan daun mengikuti gemericik air
Menenangkan jiwa dan ragaku

Puisi- Alamku

Alamku

Kabut di tepi gunung
Angin datang dan meresik
Di pegunungan yang menyingsir

Diantara hamparan sawah
Tempat petani mencari nafkah
Alangkah indanya hamparan sawah
Berkelok-kelok amatlah megah
Menikmati segarnya alamku

Puisi- Kemuliaan Sang Ibu

Kemuliaan Sangat Ibu

Terdiam Sejenak dalam renungan
Kala bayang parasmu datang menyapa
Waktu pun berputar kebelakang
Membuka kenangan memori kecilku

Tetesan dan keringat air mata
Berjuang melawan maut
Demi kehadiran sang buah hati
Menghidu tangisan pertamaku
Kebahagian yang tak ternilai bagiku

Saat ku mulai berjalan
Kau begitu dengan setia menjagaku
Saat ku mulai berbicara 
Engkau begitu sabar mengenalku pada kata-kata

Sampai aku dewasa sekarang
Kasih itu tetap selalu ada
Tidak pernah pudar dan takkan pernah tergores


Puisi- Semangat

Semangat 

Sambutlah hari dengan kakimu
Anggap saja dunia ini takkan  berujung
Dan terjang dengan semangat api
Jangan meratapi
Dan jangan pernah menunduk

Kemarin adalah pelajaran
Hari ini perjalanan
Dan esok adalah pembenahan
Mari tapaki dengan jalan yang baru

Bukalah semangat baru
Agar masa depan terlihat cerah



Puisi- Kesuksesan

Kesuksesan

Kesuksesan itu
Pedang tak cabang
Jika tak paham maka akan terluka
Bila tak ingin dicapai akan hilang kesempatan yang ada

Sukses itu
Jangan meminta-minta
Ciptakan sukses itu dari diri sendiri
Belas kasih tak ada lagi
Usaha bukan sekedar do'a tetapi harus ada bukti

Dunia takkan kasihan
Kita dipenghujung jalan
Penantian senyap di ajang peraduan
Nasib bukanlah akhir cerita

Tangis bukan menjadi sebuah alasan kita
Namun harapan itu selalu ada
Panas bara api

Rasa ingin sukses
Tetapi itu bukan hanya mimpi
Cita rasa sejukan tawa
Nilai bukan akhir dari tangis kita 
Karena kesuksesan Itu damai di dalam hati

Puisi- Rasa Cinta

Rasa Cinta

Kau tiba-tiba hadir dan isi hatiku yang kosong
Hanya kau yang ada dipikiranku sekarang
Aku tak tau bagaimana caramu mengisi 
hatiku

Engkau sungguh membuatku tak mengerti
Rasanya hatiku jadi tak menentu
Untukku kau sangat berharga
Lihatlah diriku ini yang berjuang untuk cintamu

Aku sangat mencintaimu
Namun kau tak pernah sadari itu
Walau perih hati ini
Aku disini kan selalu setia mendiami
Merasakan cintaku ini begitu besar untukmu

Puisi- Cermin

Cermin

Cermin tak pernah berteriak, ia pun tak pernah
Meraung, tersedan, atau terisak
Meski apapun terjadi terbaliknya di dalamnya
Barangkali Ia hanya bisa bertanya
Mengapa kau seperti kehabisan suara?

Minggu, 05 Juni 2022

Puisi- Heningan Malam


Heningan Malam

Saat matahari mulai menghilang
Dan malam pun mulai muncul
Terasa sunyi dan terasa sepi
Dan terbentang dibagian bumi

Angin malam berhembus 
Menusuk hingga ke tulang
Dan menyapa gelap ini kepadanya

Malam itu
Air mata menetes 
Menyadari dosa yang begitu banyaknya 
Dan menyucikan jiwa untuk Sang Pencipta

Sabtu, 04 Juni 2022

Puisi- Aku Hanyalah Manusia Biasa

Aku Hanyalah Manusia Biasa

Langkah demi langkah jalan yang kulalui
Rintangan demi rintangan yang kuhadapi terlampui
Dengan kerja keras
Dengan penuh perjuangan

Rasa benci, dan rasa sedih 
Semuanya itu terjadi
Kulantukan dalam do'aku kepada Tuhan

Dan aku pun tahu
Sesungguhnya rasa benci tak boleh ada
Sebab timbulkan titik hitam dihatiku

Aku hanyalah manusia biasa
Tanpa kelebihan apapun
Kuharap Semoga aku tetap berjalan ke jalan yang lurus
Dan semoga Tuhan selalu memberikan kemudahan

Puisi- Rasa

Rasa

Kau tiba-tiba hadir
Dalam hidupku 
Dan mengisi kekosongan hatiku
Kini hanya kau dalam pikiranku

Aku tak tahu lagi bagaimana caramu mengisi hatiku
Engkau membuatku sungguh tak mengerti
Rasanya hatiku jadi tak menentu


Jumat, 03 Juni 2022

Puisi- Ribuan Kisah Tertulis

Ribuan Kisah Tertulis

Dari goresan kampung tak bermakna
Dari sebuah pena dengan tetesan nana dedaunan
Kutuliskan setetes kata rindu
Diatas daun talas penuh nana

Puisi- Takdir

Takdir

Kita bukan siapa-siapa
bukan apa-apa
Kita hanya ditakdirkan didalam permainan menyelam

Dia dipertemukan dan tidak dipertemukan
Dia datang dalam cinta dan dan pergi begitu saja




Kamis, 02 Juni 2022

Puisi- Makhluk Tuhan Penuh Pesona

Makhluk Tuhan Penuh Pesona

Ini tentang cinta
Cinta, engkaulah tujuan hidupku
Bersamamu adalah kegembiraanku
Ketidak hadiranmu adalah kobaran api dalam hati

Engkaulah kegilaan hidupku
Satu-satunya cinta yang tak pernah kenal malu
Kepedihan adalah kesyahidanku
Cenangkas asmara kematian

Aku takkan pernah berhenti tuk mencintaimu
Atau membuka apa yang tertutup
Asmara adalah hukuman dan obat bagiku
Entah tersembunyi entah terbuka

Terpujilah
Mataku yang selalu menatapmu
Wahai makhluk Tuhan yang penuh pesona 

Pantun

Bunga  mekar ditaman berseri,  harum semerbak amat memikat.  Berbuat baiklah sepenuh hati,  karena itu yang dibawa didunia akhir...